Strategi brand positioning adalah kunci utama untuk memenangkan pasar tanpa harus terjebak dalam perang harga. Di era persaingan bisnis yang ketat, konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga nilai, cerita, dan posisi sebuah merek di benak mereka. Maka dari itu, memahami dan menerapkan hal ini secara tepat sangat penting, terutama bagi UMKM dan bisnis lokal.
Pertama-tama, caranya membantu membentuk persepsi yang jelas di benak konsumen. Misalnya, kamu bisa menonjolkan kualitas bahan, keunikan desain, atau bahkan cerita di balik produkmu. Dengan begitu, kamu bisa membangun daya tarik emosional, bukan hanya logis. Akibatnya, harga bukan lagi menjadi faktor utama dalam pengambilan keputusan pembelian.
Selain itu, dengan menggunakan rencana yang kuat, kamu akan lebih mudah membedakan diri dari kompetitor. Bahkan, kamu bisa menentukan segmen pasar spesifik yang ingin kamu sasar. Karena itu, penting untuk terus menyampaikan pesan brand secara konsisten di berbagai platform seperti media sosial, website, dan marketplace.
Sebagai contoh, kamu bisa lihat bagaimana Nike membangun posisinya sebagai brand olahraga penuh semangat dan inovasi. Strategi seperti ini juga bisa kamu terapkan untuk produk lokal, termasuk kaos polos dari D’Gandels. Kami fokus pada kualitas bahan dan kesederhanaan desain yang timeless.
Kenapa Strategi Brand Positioning Penting untuk UMKM?
Penerapan strategi brand positioning memberi arah yang jelas untuk aktivitas pemasaran. Selain itu, ini juga membuat konsumen lebih mudah mengingat merekmu. Lebih dari itu, brand positioning mampu menciptakan loyalitas pelanggan karena mereka merasa terkoneksi dengan nilai-nilai yang kamu bawa.
Jadi, daripada bersaing lewat diskon besar, mulailah membangun persepsi yang kuat. Strategi brand positioning bukan hanya soal tampil beda, tapi juga tentang membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen.
Untuk mencapainya, pastikan kamu konsisten menyampaikan nilai inti brand di setiap titik sentuh, mulai dari desain produk, kemasan, media sosial, hingga layanan pelanggan. Gunakan storytelling yang relevan agar pesan brand terasa lebih personal. Selain itu, lakukan riset pasar secara berkala agar tetap relevan dengan kebutuhan target audiens. Tidak ada strategi yang berhasil dalam semalam, tetapi dengan pendekatan yang tepat dan konsisten, brand kamu akan lebih mudah dikenal dan dihargai. Di sinilah kekuatan strategi brand positioning bekerja: membentuk identitas yang kuat, bukan hanya produk yang laku.





