Merawat kaos sablon DTF biar hasilnya tetap awet memang membutuhkan perhatian khusus, terutama karena teknik DTF menawarkan warna yang sangat cerah dan detail yang lebih tajam dibanding metode sablon biasa. Pada awal penggunaannya, banyak orang merasa sablon DTF sangat tahan lama, namun sebenarnya perawatan tetap menjadi kunci agar kualitas warnanya tidak cepat memudar. Selain itu, kebiasaan mencuci dan mengeringkan pakaian berpengaruh besar terhadap umur sablon itu sendiri.
Kenapa harus tahu?
Teknologi DTF semakin populer karena mampu menghasilkan warna yang konsisten, namun, merawat kaos sablon DTF biar tetap kuat memerlukan cara mencuci yang tepat. Walaupun hasil sablonnya cenderung fleksibel dan elastis, sablon ini tetap bisa mengalami keretakan bila terkena suhu panas berlebihan. Karena itu, memahami karakteristik bahannya sangat penting. Selain itu, saat kaos digunakan untuk kegiatan luar ruangan, keringat dan paparan matahari dapat memengaruhi intensitas warnanya. Meskipun demikian, kamu tetap bisa menjaga kualitasnya dengan langkah perawatan sederhana yang dilakukan secara rutin.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah cara pengeringan. Banyak orang langsung menjemur kaos di bawah sinar matahari karena dianggap lebih cepat kering. Namun, paparan panas yang terlalu kuat dapat mempercepat proses penuaan sablon. Oleh sebab itu, lebih aman mengeringkannya di tempat teduh namun tetap memiliki sirkulasi udara yang baik. Kamu juga bisa membalik kaos sebelum menjemurnya karena cara ini mampu mengurangi risiko warna memudar. Meskipun terdengar sepele, perawatan kecil seperti ini sangat membantu menjaga sablon tetap menempel dengan sempurna.
Produk pembersih yang aman
Setelah memahami karakter kaos, penting juga untuk mengetahui sabun yang aman digunakan. Produk pembersih dengan kandungan pemutih atau deterjen yang terlalu keras bisa membuat permukaan sablon cepat rusak. Oleh karena itu, pilih deterjen lembut yang tidak mengikis warna. Selain itu, mencuci kaos menggunakan tangan jauh lebih aman dibanding mesin cuci karena gesekan berlebihan pada mesin sering membuat sablon cepat retak. Tentu saja, hal ini tidak berarti mesin cuci tidak boleh dipakai sama sekali, namun pengaturan putaran rendah jauh lebih dianjurkan.
Selanjutnya, suhu setrika juga perlu diperhatikan. Banyak orang tanpa sadar menyetrika langsung di atas sablon, padahal panas tinggi bisa merusak permukaannya. Karena itu, gunakan suhu rendah serta alas kain tambahan bila kamu perlu menyetrika bagian tersebut. Namun, akan lebih aman bila area sablon tidak terkena setrika sama sekali. Dengan begitu, hasil sablon bisa tetap rapi dan bertahan lama meski kaos sering digunakan untuk aktivitas harian.
Walaupun membutuhkan perawatan tertentu, kaos sablon DTF tetap menjadi pilihan favorit karena daya tahannya sangat baik. Bahkan, beberapa penjual pakaian premium seperti D’GanDels
menawarkan pilihan kaos berkualitas yang tidak hanya nyaman tetapi juga aman untuk sablon DTF. Karena itu, selain perawatan, kualitas dasar kain juga sangat menentukan umur sablon itu sendiri.
Terakhir, memadukan kebiasaan mencuci yang benar, cara menjemur yang tepat, serta perhatian terhadap suhu panas akan membuat kaos sablon DTF tetap terlihat baru. Selain itu, kebiasaan merawat dengan benar juga menjaga kenyamanan kaos saat dipakai. Dengan begitu, kamu bisa menikmati warna sablon yang tetap cerah dan tahan lama tanpa khawatir cepat luntur.





